SNN – Bontang – Puluhan motor di Bontang mendadak mogok atau rusak setelah mengisi BBM jenis Pertamax.
Keluhan ini ramai di media sosial, bahkan sejumlah pemilik kendaraan terpaksa membawa motornya ke bengkel karena mengalami gangguan mesin atau rusak karna BBM jenis Pertamax .
Seorang warga Bontang yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa fenomena ini tidak hanya dialami dirinya, tetapi juga banyak pengguna lain, termasuk pengemudi ojek online (ojol).
Di semua dealer lagi ramai, habis isi Pertamax, macet semua motor mogok karna BBM jenis pertamax.
Banyak ojol juga kena, tulisnya dalam pesan yg dikirim Selasa (01/04/2025).
Dia menambahkan, saat ini di Kantor Astra Honda Bontang, puluhan motor harus dikuras BBM-nya setelah mengalami masalah serupa.
Saat ia datang ke sana, hampir semua pelanggan mengeluhkan hal yang sama.
“Cek lokasi Astra. Banyak barang bukti di sana hasil kuras Pertamax, kemarin saya ke sana hampir, semua motor keluhannya sama—tangki harus dikuras,” jelasnya.
Puluhan Motor Di Bontang Mogok Massal Usai Isi Pertamax
mengisi Pertamax,” ungkapnya saat ditemui di Kantor Astra Honda Bontang, Jalan Ahmad Yani, Api-Api, Bontang Utara.
Namun, Sutarmono menegaskan bahwa gangguan pada motor bukan disebabkan oleh kegagalan produk Honda, melainkan diduga kuat karena kualitas BBM jenis pertamax yang digunakan.
“Kami hanya memastikan motor customer bisa kembali digunakan. Jika ada suku cadang yang rusak, kami harap untuk segera diganti,” ujarnya.
Bukan hanya di Bontang, kejadian ini juga dilaporkan terjadi di Samarinda, Kutai Kartanegara, dan Balikpapan.
Astra Honda Bontang menyatakan bahwa setelah dilakukan pengecekan, semua motor yang mengalami kendala menggunakan BBM jenis Pertamax.
“Setelah kami periksa dan perbaiki, semua kasus ini terjadi pada motor yang memakai BBM jenis Pertamax,” tambah Sutarmono.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan penyebab masalah ini, masyarakat di Bontang di himbau untuk lebih berhati-hati dalam memilih BBM untuk kendaraan mereka. (*)
Pewarta: Syandy